Jelang Ajang di Taiwan, Timnas Indonesia Dapat Suntikan Dua Pemain Asing

Brandon Jawato berpeluang berstatus pemain lokal layaknya pebasket Timnas Indonesia lainnya.

Suara.Com
Rizki Nurmansyah | Arief Apriadi

Suara.com - Timnas basket Indonesia mendapat suntikan dua pemain asing jelang mengikuti turnamen Hualien Kwen Fu International di Taiwan, 23-30 September mendatang.

Pelatih Timnas Basket Indonesia, Rajko Toroman memanggil Danzel Bowles dan Brandon Jawato.

Pelatih anyar Timnas Basket Indonesia, Rajko Toroman menjalani latihan perdana di GBK Arena, Senayan, Jakarta, Kamis (25/7/2019). [Suara.com/Arief Apriadi]
Pelatih anyar Timnas Basket Indonesia, Rajko Toroman menjalani latihan perdana di GBK Arena, Senayan, Jakarta, Kamis (25/7/2019). [Suara.com/Arief Apriadi]

Danzel pebasket yang bermain di liga bola basket Filipina bersama, Rain or Shine Elasto Painters. Sementara Jawato bermain di CLS Knights Surabaya.

Kedatangan dua pebasket asing ini diharapkan bisa memperkuat Timnas Indonesia yang sejak lama memang kekurangan pemian-pemian berpostur tinggi besar.

"Dia (Denzel) merupakan salah satu pemain penting bagi kita. Begitu juga dengan Brandon, dia kini juga latihan bersama kami. Dia berlatih sangat keras," ujar Toroman di BritamA Arena, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (17/9/2019).

Timnas basket putra Indonesia berhasil keluar sebagai pemenang dalam laga uji coba menghadapi Amartha HangTuah dengan skor 55-53 di GBK Arena, Senayan, Jakarta, Kamis (29/8/2019). (Suara.com/Arief Apriadi)
Timnas basket Indonesia keluar sebagai pemenang dalam laga uji coba menghadapi Amartha HangTuah dengan skor 55-53 di GBK Arena, Senayan, Jakarta, Kamis (29/8/2019). [Suara.com/Arief Apriadi]

Danzel baru bergabung bersama Timnas Indonesia pada, Senin (16/9/2019). Saat ini, fokus pebasket bertinggi badan 2,07 meter tersebut adalah meningkatkan kondisi fisik pasca cedera 1,5 bulan lalu.

"Yang terpenting, dalam latihan ini adalah membuat Denzel mengikuti ritme permainan kita. Sebelumnya Denzel sudah tidak berlatih sekitar 1,5 bulan. Terakhir dia main di Filipina. Dia sebelumnya masih menjalani recovery cedera," beber Toroman.

"Dia masih mencoba untuk masuk ke sistem. Kita lakukan perlahan-lahan. Jadi memang tak mudah baginya untuk kembali setelah 1,5 bulan tak latihan," sambungnya.

Denzel dan Jawato kini masih menunggu proses adiminstrasi penerimaan paspor Indonesia.

Meski sama-sama berstatus sebagai pebasket asing, Denzel dan Jawato nantinya akan memiliki status berbeda dalam skuat Indonesia.

Pemain BTN CLS Knights Indonesia, Brandon Jawato saat menghadapi Singapore Slingers di laga ketiga final ASEAN Basketball League (ABL) 2018/2019 di GOR Kertajaya, Surabaya, Rabu (8/5/2019) malam. [Dok. CLS Knights]
Pemain CLS Knights Indonesia, Brandon Jawato saat menghadapi Singapore Slingers di laga ketiga final ASEAN Basketball League (ABL) 2018/2019 di GOR Kertajaya, Surabaya, Rabu (8/5/2019) malam. [Dok. CLS Knights]

Sebagai pemain yang tidak memiliki darah Indonesia, Denzel yang berasal dari Amerika Serikat akan berstatus sebagai pemain naturalisasi.

Sementara Brandon Jawato yang merupakan pebasket Amerika Serikat berdarah Bali, memiliki peluang untuk menjadi pemain lokal layaknya pebasket Timnas Indonesia lainnya.

"Saya sangat optimis. Di latihan ini, atmosfernya sangat bagus. Saya pikir di Taiwan nanti kita akan jadi tim yang lebih baik dari di Medan beberapa waktu lalu," pungkas Toroman.

Komentar

Video Lainnya

Terkini