Selasa, 11 Desember 2018

Apa Kabar Aplikasi Smart City Jakarta?

Laporan-laporan yang masuk sepertinya tidak digubris oleh petugas.

Suara.Com
Siswanto
Suasana kemacetan arus lalu lintas kendaraan di Jakarta, Kamis (5/2). [suara.com/Oke Atmaja]
Suasana kemacetan arus lalu lintas kendaraan di Jakarta, Kamis (5/2). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Beberapa waktu yang lalu, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama meluncurkan aplikasi smart city bagi warga Jakarta. Warga, katanya, dapat mengadu soal kemacetan hingga banjir yang bakal langsung ditindaklanjuti oleh Pemprov DKI.

Aplikasi  ini, katanya, dibuat untuk mewujudkan Jakarta sebagai kota Pintar. Aplikasi ini, katanya juga memudahkan untuk memantau serta menindaklanjuti semua keluhan warga dengan cepat. 

Saya termasuk orang yang tidak percaya dengan itu. Buktinya, laporan-laporan yang masuk sepertinya tidak digubris oleh petugas. Banyak laporan yang tidak direspons.

Mungkin sih memang ada yang ditanggapi, tapi prosentasenya saya yakin sangat sedikit.

Pak Ahok, janganlah cuma janji-janji saja. Marahi saja itu petugas-petugas Anda, supaya serius. Jangan hanya sebentar saja kelihatan rajin, tapi setelah beberapa saat kemudian, malas lagi.

Dikirim oleh Carlos, mahasiswa, Jakarta Timur

Surat Pembaca bisa dikirim ke email: [email protected]

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini