Senin, 21 Mei 2018

Layanan Digital Segara Kuasai Indonesia

Indonesia termasuk negara yang cepat mengadopsi transformasi digital.

Suara.Com
Vania Rossa | Aditya Gema Pratomo
Go digital [shutterstock]
Go digital [shutterstock]

Suara.com - Microsoft Indonesia memperkirakan produk dan layanan berbasis digital akan segera menguasai tanah air. Hal itu mereka ungkapkan saat merilis studi baru yang berjudul "Membuka Dampak Ekonomi Transformasi Digital di Asia Pasifik" di Jakarta, Selasa (13/2/2018).

Dalam studi yang dilakukan oleh Microsoft bersama dengan International Data Corporation (IDC), Indonesia termasuk negara yang cepat mengadopsi transformasi digital.

Mereka memperkirakan, 40 persen produk domestik bruto (PDB) Indonesia pada 2021 akan berasal dari layanan digital.

"Indonesia berada di jalur cepat transformasi digital. Dalam empat tahun ke depan, kami berharap dapat melihat sekitar 40 persen PDB Indonedia berasal dari layanan digital," kata Presiden Direktur Microsoft Indonesia kepada awak media.

Menurutnya, banyak perusahaan saat ini yang sudah menggunakan teknologi baru seperti kecerdasan buatan sebagai bagian dari proses transformasi digital.

Studi tersebut juga menunjukkan, semakin banyak pimpinan perusahaan yang semakin sadar manfaat dari transformasi digital. Langkah itu dinilai dapat membawa profit besar dari perusahaan.

Walaupun penting, Microsoft juga memperingatkan bahwa transformasi digital tidak akan berguna jika tidak dibarengi dengan pengaplikasian fitur keamanan yang canggih

"Keamanan harus tetap menjadi nomor satu. Pastikan perusahaan menaati prosedur keamanan layanan digital dan regulasi pemerintah," kata Presiden Microsoft Asia Pasifik, Andrea Della Mattea.

Terpopuler

Terkini