Kominfo: Tumblr Tidak Kooperatif Seperti Twitter

Hingga kini belum ada respons dari Tumblr terkait pemblokiran yang dilakukan Kominfo karena banyaknya konten asusila.

Suara.Com
Ririn Indriani | Aditya Gema Pratomo
Kominfo: Tumblr Tidak Kooperatif Seperti Twitter
Dirjen Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Semuel A Pangerapan memberikan keterangan kepada media terkait penutupan atau pemblokiran situs microblogging Tumblr yang terdapat konten asusila di Jakarta, Rabu, (7/3/2018).

Suara.com - Dirjen Aplikasi dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Semuel Abrijani Pangerapan menungkapkan pihaknya belum menerima itikad baik dari Tumblr untuk membenahi konten.

"Sampai saat ini belum ada respons. Kita kan butuh komitmen dari mereka," ujarnya di Kantor Kominfo Jakarta, Rabu (7/3/2018).

Semuel mengaku pihaknya sudah memberikan email peringatan kepada Tumblr pada Rabu 28 Februari 2018, tapi email tersebut tak kunjung dibalas.

"Kuncinya adalah merespons. Ada willingness-nya ke kita. Kita punya aturan, mereka harus mematuhi kita," lanjutnya.

Berbicara soal pembenahan konten, Kominfo juga pernah berhadapan dengan Twitter, tapi media sosial itu dinilai Semuel kooperatif. Ia mengatakan tahun lalu sekitar 500 ribu konten negatif sudah dihapus dari Twitter.

"Twitter lebih kooperatif, karena mereka ada mekanisme pelaporan. Kalau Tumblr seperti itu yang lebih baik," ujar Semuel.

Untuk saat ini, lanjut dia, Kominfo masih menerima itikad baik dari Tumblr. Menurut Semuel, jika Tumblr sudah menunjukkan komitmennya, maka normalisasi layanan segera dilakukan.

Untuk diketahui, Kominfo memblokir 8 DNS situs Tumblr pada 5 Maret. Pemblokiran dilakukan karena adanya aduan dari masyarakat. Setelah ditelusuri oleh Kominfo sendiri, ditemukan 360 akun asusila di plaatform tersebut.

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini