Selasa, 21 Agustus 2018

Baju Terbang Mirip Milik Iron Man Mulai Dijual di Inggris

Baju terbang itu dijual seharga Rp 6,4 miliar.

Suara.Com
Liberty Jemadu
Baju terbang buatan Gravity Industries sedang diuji di John Hopkins University, Amerika Serikat pada September 2017 lalu. [YouTube/Gravity Industries]
Baju terbang buatan Gravity Industries sedang diuji di John Hopkins University, Amerika Serikat pada September 2017 lalu. [YouTube/Gravity Industries]

Suara.com - Sebuah baju terbang, ciptaan seorang bekas trader komoditas Inggris, telah mulai dijual bebas di sebuah toko busana London. Tak main-main, kostum yang dibekali lima miniatur mesin jet itu dijual seharga 340.000 pound sterling atau sekitar Rp 6,4 miliar.

Baju terbang itu diciptakan oleh Richard Browning dan diproduksi oleh perusahannya, Gravity Industries. Mirip dengan baju tokoh fiksi Iron Man, lima buat mesin jet kecil pada baju itu terpasang pada bagian lengan dan punggung.

Menggunakan bahan bakar jet atau diesel, baju terbang itu bisa melesat dengan kecepatan maksimal 51 km/jam. Penggunanya bisa melayang di ketinggian puncak 3.658 meter.

Meski demikian, Browning sendiri hanya terbang beberapa meter dari permukaan tanah karena alasan keselamatan. Pada Rabu (18/7/2018), ia kembali terbang di depan gerai busana Selfridges, London, tempat baju terbang itu dijajakan.

"Alat ini mengonsumsi sekitar empat liter bahan bakar dalam semenit dalam posisi melayang, jadi kita bisa terbang selama tiga atau empat menit dengan mudah," kata Browning.

"Kami sedang berusaha untuk memperbaiki hal itu, tetapi begitulan konsekuensinya jika terbang tanpa menggunakan sayap," imbuh dia.

Mereka yang memutuskan untuk membeli baju terbang itu, akan mendapatkan latihan dari Gravity Industries.

Terpopuler

Terkini