Kamis, 24 Januari 2019

Xiaomi Potong Harga Redmi 6 dan Redmi S2 di Harbolnas

Xiaomi mengatakan akan menjual Redmi 6 varian memori 3 GB plus 32 GB seharga Rp 1,6 juta dan untuk varian memori 4 GB plus 64 GB dihargai Rp 2 juta.

Suara.Com
Liberty Jemadu
Xiaomi Potong Harga Redmi 6 dan Redmi S2 di Harbolnas
Xiaomi Redmi 6 diluncurkan di Jakarta, Selasa (4/9). [Suara.com/Aditya Gema Pratomo]

Suara.com - Ponsel Xiaomi seri Redmi 6 dan Redmi S2 didiskon untuk memeriahkan Hari Belanja Online Nasional ( Harbolnas ) yang jatuh pada 12 Desember baik di gerai fisik maupun melalui situs jual beli online.

Dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Selasa (4/12/2018), Xiaomi mengatakan akan menjual Redmi 6 varian memori 3 GB plus 32 GB seharga Rp 1,6 juta dan untuk varian memori 4 GB plus 64 GB dihargai Rp 2 juta.

Selain itu produk yang didiskon lainnya adalah ponsel selfie di kelas entry-level yaitu Xiaomi Redmi S2 yang dijual seharga Rp 1,9 juta.

Harga baru ini berlaku efektif mulai 4 Desember 2018 di seluruh jalur penjualan daring dan fisik, Mi.com, dan gerai-gerai resmi Xiaomi.

Sedangkan bagi konsumen yang telah membeli ponsel Redmi 6 dan Redmi S2 selama 27 November sampai 4 Desember di laman daring Xiaomi akan mendapatkan voucher senilai Rp 400.000 untuk Redmi 6 dan Rp 500.000 untuk Redmi S2 yang dapat digunakan untuk membeli produk Xiaomi lainnya.

"Bertepatan dengan Harbolnas kami memberikan penawaran menarik untuk Redmi 6 dan Redmi S2. Selama masa promosi, kami juga ingin mendorong pengguna untuk berhati-hati dan hanya membeli produk resmi Xiaomi melalui jalur resmi dan Authorized Mi Store kami," ujar Xiaomi Indonesia Country Manager Steven Shi.

Selain Xiaomi juga akan menghadirkan berbagai penawaran dan promosi untuk produk ponsel pintar dan produk ekosistem yang akan tersedia di berbagai situs daring resmi seperti Mi.com, Lazada, Shopee, Blibli, dan JD.ID.

Dia juga menyatakan komitmennya untuk memerangi pendistribusian produk tidak resmi di Indonesia dengan tidak lagi menyediakan layanan purna jual untuk produk tidak resmi di seluruh pusat servis di Indonesia.

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini