Kemkominfo: Konten Negatif di Twitter Paling Banyak Dilaporkan di 2018

Kemkominfo mengungkapkan bahwa hingga Desember 2018 ada 531.304 laporan konten negatif di Twitter.

Suara.Com
Liberty Jemadu
Kemkominfo: Konten Negatif di Twitter Paling Banyak Dilaporkan di 2018
Ilustrasi aplikasi Twitter pada ponsel pintar (Shutterstock).

Suara.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) mengatakan bahwa di sepanjang 2018 kemarin, akun Twitter menjadi konten internet yang paling dilaporkan oleh warganet Indonesia.

Dalam siaran persnya, Selasa (8/1/2018), Kemkominfo mengungkapkan bahwa hingga Desember 2018 ada 531.304 laporan konten negatif di Twitter.

Laporan-laporan dari warga itu ditampung Kemkominfo di akun Twitter @aduankonten, aplikasi WhatsApp di nomor 08119224545, dan website aduankonten.id.

Selain itu, demikian dijelaskan oleh Subdirektorat Pengendalian Konten Internet Direktorat Pengendalian Ditjen Apliikasi Informatika Kemkominfo, ada sekitar 11.740 laporan konten negatif di Facebook serta Instagram.

Laporan konten negatif di YouTube dan Google sebanyak 3.287, sementara situs berbagi file (file sharing) dilaporkan sebanyak 532 kali.

Adapun aplikasi layanan pesan instan yang paling sering dilaporkan adalah Telegram, sementara Line dan BBM masing-masing 19 serta 10 kali.

Total keseluruhan pengaduan warganet mengenai konten negatif di internet sampai dengan tahun 2018 sebanyak 547.506 laporan.

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini