Smartphone Lipat Xiaomi Gunakan Panel AMOLED Bukan Buatan Samsung

Tampaknya, Xiaomi serius mempersiapkan ponsel berlayar lipat.

Suara.Com
Dythia Novianty | Lintang Siltya Utami
Smartphone Lipat Xiaomi Gunakan Panel AMOLED Bukan Buatan Samsung
Ilustrasi kantor Xiaomi. [Shutterstock]

Suara.com - Tampaknya, Xiaomi serius mempersiapkan ponsel berlayar lipat dan ini terlihat dalam video Lin Bin, pendiri dan Presiden Xiaomi, yang memamerkan ponsel tersebut pada pertengahan Januari 2019.

Bocoran lainnya dari smartphone layar lipat Xiaomi adalah penggunaan panel AMOLED untuk layar perangkat tersebut. Selama ini, layar AMOLED dipopulerkan Samsung, namun kali ini Xiaomi tidak memakai panel AMOLED buatan Samsung.

Xiaomi dikabarkan menggandeng Visionox untuk membuat panel AMOLED tersebut. Visionox sendiri merupakan pabrikan terbesar ketiga yang memproduksi panel AMOLED pada tahun 2018.

Dilansir dari Gizmochina, pada akhir tahun 2018 Visionox telah memulai pembangunan fasilitas produksi untuk panel AMOLED fleksibel yang berlokasi di Hefei, Provinsi Anhui, China. Fasilitas ini ditujukan untuk meningkatkan kapasitas produksi, terutama untuk panel AMOLED fleksibel yang digunakan pada ponsel layar lipat Xiaomi.

Smartphone layar lipat Xiaomi sendiri diprediksi akan memiliki layar dengan aspek rasio 3:2. Dari video yang sebelumnya telah beredar, tombol power pada ponsel lipat Xiaomi tersebut terletak di bagian atas layar.

Sayangnya, pihak Xiaomi tidak memberikan informasi lebih lanjut mengenai spesifikasi rinci atau tanggal perilisan smartphone layar lipat tersebut.

Seperti diketahui, sebuah video menunjukkan Lin Bin, pendiri dan Presiden Xiaomi, sedang mengoperasikan sebuah ponsel berlayar lipat. Dalam video berdurasi 51 detik, yang pertama kali diunggah ke media sosial Weibo dan kemudian tersebar di YouTube, Lin tampak sedang menggunakan sebuah ponsel berlayar lebar yang kemudian dilipat di kedua sisinya sehingga menjadi lebih ramping.

Gawai dalam video itu tampak mirip dengan sebuah gawai yang muncul dalam video unggahan pengguna Twitter @evleaks awal Januari ini. Meski masih berupa purwarupa, dilihat sekilas, layarnya memiliki aspek rasio 3:2.

Komentar

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini