Terobosan Baru, Ilmuwan Ciptakan Microbot Berwajah Semut

Ilmuwan berhasil menciptakan robot berukuran super mini yang masuk kategori microbot.

Suara.Com
Dythia Novianty
Terobosan Baru, Ilmuwan Ciptakan Microbot Berwajah Semut
Robot super mini. [YouTube/@IEEE Spectrum]

Suara.com - Ilmuwan berhasil menciptakan robot berukuran super mini. Robot ini masuk kategori sebagai microbot ini dan masih dalam pengembangan agar dapat mengeluarkan kemampuan terbaiknya.

Microbot juga membuat ramalan seorang futuris, Ray Kurzweil, beberapa langkah lagi menjadi kenyataan. Beberapa waktu lalu, seorang futuris sekaligus direktur teknik Google memprediksi bahwa robot berukuran nano (nanobot) dapat mengalir melalui aliran darah di tahun 2030.

Kini meski masih mempunyai ukuran yang lebih besar dari nanobot, robot yang dikembangkan oleh ilmuwan ini patut diapresiasi.

Microbot yang dibuat oleh Ryan St Pierre dari University of Maryland mempunyai ukuran yang super mini. Ia juga dapat berjalan sangat cepat untuk ukurannya.

Menurut IEEE Spectrum, robot itu memiliki panjang 2,5 milimeter dan beratnya hanya satu miligram. Ukuran microbot ini jauh lebih kecil dari sebutir beras dan hampir sama dengan wajah semut.

Robot super mini. [YouTube/@IEEE Spectrum]
Robot super mini. [YouTube/@IEEE Spectrum]

Sebelumnya, Ryan juga pernah membuat robot berukuran 20 milimeter dengan berat 1,6 gram di tahun 2016. Dengan microbot terbaru miliknya, Ryan berhasil mengembangkan ukuran robot yang 10 kali lebih kecil dari ukuran robot sebelumnya.

"Merupakan tantangan yang menyenangkan untuk mencoba membuat robot sekecil mungkin," kata Ryan dikutip dari Futurism.

Ryan juga menjelaskan bahwa robot yang lebih kecil dapat lebih mudah pergi ke tempat-tempat di mana robot besar tidak bisa.

Microbot milik Ryan memiliki ukuran sebenarnya 2,5 mm x 1,6 mm x 0,7 mm. Desainnya didasarkan pada robot berkaki putar seperti robot RHex, yang memiliki berat lebih dari satu juta kali.

Empat kaki dari microbot ini dikendalikan oleh medan magnet eksternal yang bekerja pada magnet kubik kecil yang tertanam di pinggul robot.

Medan magnet yang berputar dapat menyebabkan magnet kubik kecil bergerak sehingga ikut menggerakkan kaki robot hingga 150 Hz. Kecepatan tertinggi microbot milik Ryan adalah 37,3 mm/s, yang cukup cepat untuk ukurannya.

Diharapkan, robot super mini nanti dapat dikembangkan untuk mampu "masuk ke dalam tubuh" manusia sehingga dapat merevolusi sistem biologis dan berguna di bidang pengobatan masa depan.

Komentar

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini