Tak Dibelikan Ponsel untuk Main PUBG, Remaja Bunuh Diri

Remaja itu ingin ponsel seharga 37.000 rupee atau Rp 7,2 juta untuk bermain PUBG Mobile. Karena tak dipenuhi, ia bunuh diri.

Suara.Com
Liberty Jemadu | Tivan Rahmat
Ilustrasi game PUBG Mobile. [pubgmobile]
Ilustrasi game PUBG Mobile. [pubgmobile]

Suara.com - Seorang remaja 18 tahun memilih untuk bunuh diri dengan cara gantung diri gara-gara hal sepele: tidak dibelikan ponsel baru untuk bermain PUBG Mobile.

Merujuk pada laporan NDTV, Selasa (5/2/2019), insiden tragis itu dilakukan oleh remaja asal Nehru Nagar di Mumbai, India. Menurut keterangan pihak kepolisian setempat, korban mulanya minta untuk dibelikan ponsel baru yang bisa mengoptimalkan performa saat dipakai bermain game PUBG Mobile.

Namun, ponsel yang diinginkan remaja tersebut terbilang mahal, yaitu sekitar 37.000 rupee atau Rp 7,2 juta. Bisa dibilang, ponsel tersebut masuk kelas flagship. Pihak keluarga pun tidak mau memenuhi permintaan remaja itu karena budget yang disediakan hanya 20.000 rupee.

Setelah permintaannya ditolak, menurut polisi, sempat terjadi pertengkaran antara remaja dengan keluarga yang berujung pada depresi bagi remaja tersebut. Akhirnya, ia mengakhiri nyawanya sendiri dengan cara gantung diri di dapur.

Di India sendiri, PUBG Mobile menjadi game yang banyak menuai protes. Bahkan, sejumlah sekolah meminta pemerintah India untuk memblokir game Battle Royale tersebut karena banyak mengandung unsur kekerasan, bully, dan membuat siswa malas untuk belajar.

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini