Lebih dari 100 Spesies Kumbang Baru Ditemukan di Sulawesi

Para ilmuwan menduga ada ribuan spesies serangga yang belum dikenal berhabitat di Sulawesi.

Suara.Com
Liberty Jemadu
Lebih dari 100 Spesies Kumbang Baru Ditemukan di Sulawesi
Ilustrasi kumbang. [Shutterstock]

Suara.com - Lebih dari 100 spesies serangga baru ditemukan di Sulawesi, demikian dilaporkan BBC, Kamis (7/3/2019), mengutip hasil studi terbaru yang diterbitkan dalam jurnal ZooKeys.

Sebanyak 103 spesies baru itu berasal dari keluarga serangga kumbang. Ratusan spesies itu dinamai dengan nama-nama tokoh dalam film Star Wars, seperti Yoda untuk kumbang kecil berwarna hijau, dan juga mengambil nama ilmuwan besar seperti Charles Darwin, James Watson dan Francis Crick.

Sebelumnya hanya satu anggota dari kelompok kumbang itu yang ditemukan di Sulawesi. Penemuan itu pun terjadi pada tahun 1885 silam.

"Survei kami belum rampung dan kemungkinannya kami baru meneliti di permukaan saja," kata Raden Pramesa Narakusumo, kurator kumbang pada Museum Zoologicum Bogoriense (MZB), pusat penelitian biologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) yang terletak di Bogor, Jawa Barat.

"Sulawesi secara geologi sangat rumit dan banyak area di pulau itu yang belum disurvei untuk mencari kumbang-kumbang kecil ini," imbuh Narakusumo yang terlibat dalam penelitian tersebut.

Para peneliti mengatakan bukti-bukti yang ditemukan di lapangan menunjukkan bahwa diperkirakan ada ribuan serangga tak dikenal berhabitat di Sulawesi.

Sulawesi memang surganya binatang langka. Baru-baru ini seekor lebah raksasa, yang disebut terbesar di dunia, kembali ditemukan di Sulawesi setelah menghilang selama beberapa dekade dan dikira sudah punah.

Di dunia sendiri diperkirakan ada lebih dari sejuta spesies serangga. Meski demikian, beberapa studi terakhir menunjukkan bahwa spesies serangga di Bumi terus berkurang akibat penebangan hutan dan pengguna pestisida.

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini