Awas! Facebook Messenger Bocorkan Identitas Lawan Bicara Anda

Siapa pun yang menggunakan Facebook akan merasa sedikit khawatir ketika mendengar tentang bug di aplikasi Messenger.

Suara.Com
Dythia Novianty
Awas! Facebook Messenger Bocorkan Identitas Lawan Bicara Anda
Ilustrasi aplikasi Facebook Messenger. [Shutterstock]

Suara.com - Siapa pun yang menggunakan Facebook untuk menghubungi teman atau mitra atau sanak saudara mereka, mungkin merasa sedikit khawatir ketika mendengar tentang bug mengenai aplikasi jejaring sosial, Messager. Peneliti keamanan menemukan 'kerentanan' yang memungkinkan peretas menemukan siapa yang Anda kirimi pesan.

Ron Masas dari perusahaan teknologi Imperva mengatakan, kesalahan dalam versi web Facebook Messenger memungkinkan situs web mana pun untuk mengekspos dengan siapa Anda mengirim pesan. Baru-baru ini, dia juga menerbitkan penelitian yang mengklaim kesalahan serupa dapat mengekspos siapa yang menyukai status Facebook, riwayat lokasi, dan metadata lainnya.

Sekarang, kerentanan ini justru bisa digunakan oleh Anda dan pacar Anda untuk mengetahui rahasia kekasih Anda dan memungkinkan situs web mengetahui siapa pengguna Facebook yang diajak bicara melalui Messenger.

Di tangan pengiklan atau pemerintah, informasi ini dapat digunakan untuk mengungkapkan banyak hal buruk tentang individu yang menjadi target sasaran. Anda bisa menebak keyakinan politik seseorang, misalnya, jika Anda tahu orang-orang macam apa yang paling banyak mereka habiskan untuk diajak bicara.

Ilustrasi Facebook. [Shutterstock]
Ilustrasi Facebook. [Shutterstock]

Demikian juga, perusahaan dapat melihat bahwa Anda telah mengobrol dengan orang-orang yang tertarik pada produk tertentu dan kemudian membombardir Anda dengan iklan yang ditargetkan.

Namun, tim keamanan Facebook sendiri telah menghancurkan semua bug yang diidentifikasi oleh Imperva, jadi Anda tidak perlu khawatir peretas mencuri rahasia Anda. Dan, jika Anda meyakini janji Mark Zuckerberg baru-baru ini, Facebook akan segera memperkenalkan langkah-langkah untuk meningkatkan privasi dan memangkas jumlah data yang dikumpulkannya untuk Anda. [Metro]

Komentar

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini