NASA: Perempuan Mungkin Akan Jadi Manusia Pertama di Mars

Sebelum ke Mars, NASA akan mengirim astronot perempuan ke Bulan.

Suara.Com
Liberty Jemadu
NASA: Perempuan Mungkin Akan Jadi Manusia Pertama di Mars
Ilustrasi perjalanan ke Planet Mars. (Shutterstock)

Suara.com - Pemimpin badan antariksa Amerika Serikat (NASA), Jim Bridenstine, mengatakan bahwa besar kemungkinan perempuan akan menjadi manusia pertama di Mars.

Berbicara dalam sebuah acara radio bertajuk Science Friday baru-baru ini, Bridenstine mengungkapkan bahwa "sangat mungkin" perempuan akan menjadi yang pertama menjejakkan kaki di Planet Mars.

Ia tak merinci siapa astronot perempuan yang akan pergi ke Mars. Meski demikian ia menekankan bahwa perempuan berada di barisan depan dalam rencana-rencana masa depan Nassa.

Tak hanya itu, ia juga mengungkapkan bahwa manusia berikutnya yang akan dikirim NASA ke Bulan kemungkinan besar adalah perempuan. Rencananya NASA akan kembali mengirim manusia ke Bulan pada 2028 mendatang.

"Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa NASA memiliki bakat-bakat dari latar belakang beragam dan kami ingin mengirim perempuan pertama ke Bulan," kata Bridenstine seperti dilansir CNN.

Dalam waktu dekat, NASA berencana mengutus dua astronot perempuan untuk melakukan spacewalk pada akhir Maret. Anne McClain dan Christina Koch, yang kini bertugas di stasiun antariksa internasional (ISS) akan selama tujuh jam melayang di luar angkasa pada 29 Maret nanti.

McClain dan Koch adalah alumni kelas astronot angkatan 2013, yang separuhnya adalah perempuan. NASA pertama kali menerima astronot perempuan pada 1978 dan kini 34 persen astronot NASA adalah perempuan.

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini