Peduli Banjir Bandang Sentani, Warganet Gaungkan #PrayForJayapura

#PrayForJayapura bahkan mengisi salah satu trending topic Twitter Indonesia saat ini.

Suara.Com
Chandra Iswinarno | Tivan Rahmat
Peduli Banjir Bandang Sentani, Warganet Gaungkan #PrayForJayapura
Ucapan duka cita dan dukungan bagi masyarakat di Sentani lewat tagar #PrayForJayapura. [Suara.com/Tivan Rahmat]

Suara.com - Bencana alam kembali menimpa tanah air. Kali ini, wilayah Sentani di Kabupaten Jayapura, Papua, dilanda banjir bandang pada Minggu dini hari (17/3/2019).

Usai musibah itu, warganet berbondong-bondong menyampaikan ucapan duka cita dan dukungan bagi masyarakat di Sentani lewat tagar #PrayForJayapura.

Di jejaring sosial Twitter, #PrayForJayapura bahkan mengisi salah satu trending topic Twitter Indonesia saat ini. 

Dari ribuan cuitan warganet tentang #PrayForJayapura, beberapa diantaranya terucap dari sejumlah klub sepakbola Liga Indonesia.

"Mohon dukungan doa dari saudara setanah Air untuk musibah banjir bandang yang baru saja menerjang wilayah Kabupaten Jayapura khususnya Sentani dan sekitarnya Akses beberapa jembatan putus akibat derasnya material air dan lumpur.  Puluhan korban meninggal #PrayForJayapura," tulis akun Twitter Persipura Jayapura.

Sama halnya dengan Persipura, Persib Bandung juga turut menyampaikan bela sungkawa bagi korban banjir bandang Sentani, Jayapura.

"Menghaturkan duka cita mendalam atas musibah banjir bandang di Sentani, Jayapura, Papua. Semoga para korban diberikan kesabaran dan keselamatan menghadapi ujian ini."

Selain itu, ucapan doa juga datang dari perusahaan BUMN, PT Pos Indonesia.

"Turut berduka untuk saudara kita di Sentani Jayapura atas bencana banjir bandang yang menimpa #PrayForJayapura."

Sementara itu, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengimbau kepada masyarakat di wilayah Sentani untuk terus waspada dan berhati-hati

"Banjir landa Sentani Kabupaten Jayapura, Papua. Banjir di Gunung Merah membawa debit banjir dan kayu-kayu. Hati-hati bahaya kesetrum listrik. Jangan memegang tiang listrik dalam basah atau perabotan rumah yang masih menyala dan terendam banjir. Semoga korban tidak bertambah," tandasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini