Roket SpaceX yang Akan Antar Manusia ke Mars Sukses Jalani Tes Pertama

Starship, pesawat antariksa SpaceX, akan diluncurkan ke Mars pada 2022.

Suara.Com
Liberty Jemadu | Tivan Rahmat
Roket SpaceX yang Akan Antar Manusia ke Mars Sukses Jalani Tes Pertama
Pendiri dan bos SpaceX, Elon Musk, membeberkan rencana perjalanan antarplanet di Guadalaraja, Meksiko, Selasa (27/9) [AFP/Hector Guerrero].

Suara.com - SpaceX, perusahaan antariksa Amerika Serikat, telah berhasil menggelar uji pembakaran pertama pada purwarupa roket yang bakal digunakan untuk mengirim astronot ke Mars.

Starhopper, purwarupa dari roket Starship, menjalani tes pembakaran di sebuah pangkalan peluncuran roket SpaceX di Boca Chica, Texas, AS.

"Starhopper telah menuntaskan lompatan terikatnya. Seluruh sistem berstatus hijau (indikator baik)," ungkap Elon Musk, pendiri sekaligus bos SpaceX di Twitter, Rabu (3/4/2019).

Uji pembakaran itu, demikian diwartakan Space.com, berlangsung kurang dari satu menit. Dalam uji pembakaran itu Starhopper menggunakan mesin Raptor, yang sanggup menghasilkan daya dorong sebesar 200 ton atau sekitar 1.962 kilonewton.

Kekuatan mesin ini sangat dasyat. Sebagai pembanding, mesin Merlin milik SpaceX untuk roket Falcon 9, yang digunakan untuk mengangkut satelit ke orbit Bumi, hanya memiliki daya dorong 845 kilonewton.

Dalam tes itu, SpaceX tampaknya hanya menggunakan satu mesin dan berhasil mengangkat Starhopper ke udara, meski tidak terlalu tinggi. Selain itu, Starhopper juga masih terikat ke Bumi, sehingga tak terlontar liar ke udara.

Starship dijadwalkan akan menjalani misi ke Mars pada tahun 2022 mendatang untuk membawa kargo ke Planet Merah. Kemudian pada 2024, ia akan kembali lagi ke sana untuk membawa muatan tambahan, plus menyertakan awak manusia di dalamnya.

Selain itu, Starship juga memiliki misi untuk mengantarkan jutawan Jepang, Yusaku Maezawa, untuk berwisata ke Bulan pada tahun 2023.

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini