Ngakak! Lihat Sampai Akhir Video Siswa Main Barongsai di Kelas Ini

Kini sebuah video beredar yang memperlihatkan dua orang siswa sekolah yang bermain barongsai.

Suara.Com
Dythia Novianty | Lintang Siltya Utami
Ngakak! Lihat Sampai Akhir Video Siswa Main Barongsai di Kelas Ini
Main barongsai di kelas. [Twitter]

Suara.com - Setelah sebelumnya viral video siswa yang bermain reog di kelas dengan menggunakan papan tulis pada Januari lalu, kini sebuah video beredar yang memperlihatkan dua orang siswa sekolah yang bermain barongsai.

Video yang diunggah akun Twitter @hati2dimedsos pada 3 April ini, memperlihatkan dua orang siswa yang bermain barongsai ketika kelas kosong. Dua remaja lelaki ini terlihat menggunakan sehelai kain berwarna putih yang berukuran panjang.

Kain tersebut digunakan keduanya seperti kostum barongsai. Untuk kepala barongsainya sendiri, kedua siswa tersebut menggunakan sebuah helm berwarna hitam.

Di dalam video berdurasi 13 detik itu juga terekam backsound khas musik penggiring barongsai yang disuarakan oleh teman-temannya yang lain. Pada awal video, kedua siswa tersebut melompat dari satu meja ke meja lainnya untuk memperagakan layaknya seperti atraksi barongsai, bahkan mereka juga menyusun meja dan kursi menjadi undakan ke atas.

Sayangnya, ketika kedua siswa tersebut naik ke atas meja yang telah disusun ke atas, salah satu kaki dari siswa yang berdiri di paling depan terangkat dan berpijak pada sandaran kursi. Alhasil, itu membuat siswa tersebut jatuh.

Meski beberapa orang temannya langsung menolong, namun mereka juga menertawai insiden tersebut. Walaupun tidak diketahui di mana lokasi kejadian ini, namun video tersebut telah ditonton sebanyak 141 ribu penayangan. Video yang dibagikan sebanyak lebih dari 7.000 kali ke sesama pengguna Twitter itu pun menuai berbagai komentar dari warganet.

"Negaraku remajanya lucu-lucu. Bersyukur saya tinggal di Indonesia," tulis pemilik akun skuitwot.

"Kreativitas tanpa batas," komentar T_Jje.

"Ngilu sampe ginjal hahahaha," tambah zhrrasf.

"RIP tulang kering," ungkap rinafavziah.

"Kearifan lokal," tulis kangencuq.

Komentar

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini