Atasi Penuaan, Ilmuwan Kembangkan Obat untuk Lawan Sel Zombie

Pasalnya, sel zombie ini akan melepas berbagai senyawa kimia yang akan mengganggu kinerja sel normal.

Suara.Com
Agung Pratnyawan | Amelia Prisilia
Atasi Penuaan, Ilmuwan Kembangkan Obat untuk Lawan Sel Zombie
Ilustrasi warga berusia lanjut (Shutterstock).

Suara.com - Penuaan jadi topik perbincangan yang hangat, karena semua ingin melawannya. Banyak cara dilakukan untuk tetap awet muda dan melawan penuaan. Salah satunya dengan mengembangkan obat untuk lawan zel zombie di tubuh manusia.

Dilansir dari Futurism, ilmuwan melakukan penelitian untuk melawan penumpukan sel zombie yang membuat penumpukan untuk berbagai penyakit di usia senja.

Baca Juga : Baru Ditemukan, Manusia Purba Ini Mampu Bertahan Dalam Cuaca Ekstrem

Beberapa penyakit di usia senja antara lain seperti dementia, osteoporosis, alzheimer, rabun senja, dan lain-lain.

Sel zombie sendiri merupakan sel senesens yang sudah mencapai batasan atau Hayflick. Kalau sudah begini, tidak ada lagi sel yang mampu membelah.

Bahkan dalam kondisi ini, sel dapat mati suri dan berubah menjadi zombil yang terus beraktivitas namun tidak pernah mati.

Nantinya, sel yang tidak pernah mati ini cukup berbahaya bagi tubuh manusia.

Pasalnya, sel zombie ini akan melepas berbagai senyawa kimia yang akan mengganggu kinerja sel normal. Kalau sudah begini, banyak penyakit yang akan datang.

Ilustrasi sel. (pixabay/Colin00B)
Ilustrasi sel. (pixabay/Colin00B)

Penelitian terkait sel zombie ini baru dilakukan dengan menggunakan mencit (sejenis tikus) untuk percobaan.

Hasilnya pada mencit obat tersebut dapat langsung mengeliminasi sel zombie dengan menunjukan performa terbaiknya.

Baca Juga : Uniknya Burung Sekretaris, Predator Kejam Tak Semanis Namanya

Obat untuk lawan sel zombie ini bekerja cukup baik dengan memperbaiki beberapa masalah penuaan.

Studi ini akhirnya menemukan hubungan antara sel zombie dan penuaan.

Obat semolitik yang diberikan pada mencit usia tua ini rupanya mampu meningkatkan kecepatan dan kemampuan berjalan, kekuatan genggaman, hingga daya tahan mencit pada treadmill.

Ilustrasi lab. (pixabay/jarmoluk)
Ilustrasi lab. (pixabay/jarmoluk)

Akan sangat berhasil jika dilakukan pada mencit usia dewasa, namun sangat berbahaya jika dilakukan pada mencit muda. Karena hal tersebut dapat menyebabkan perubahan perilaku yang membuatnya sama dengan mencit tua.

Keberhasilan ilmuwan dengan mencit dewasa ini diharapkan ke depannya akan dilakukan dengan objek manusia. Usai dilakukan penelitian, hasilnya pasien mengalami banyak perubahan dan peningkatan performa.

Ke depannya, para ilmuwan masih berusaha untuk membuat obat lawan sel zombie di tubuh manusia untuk atasi penuaan. Kita nantikan kejutan dari para ilmuwan ya. (HiTekno.com)

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini