DJI Akan Tambahkan Detektor Pesawat dan Helikopter ke Drone

DJI mengumumkan bahwa perusahaannya akan menerapkan fitur baru pada drone.

Suara.Com
Dythia Novianty | Lintang Siltya Utami
DJI Akan Tambahkan Detektor Pesawat dan Helikopter ke Drone
Uji coba penerbangan drone DJI di Jakarta. [Suara.com/Manuel Jeghesta]

Suara.com - DJI mengumumkan bahwa perusahaannya akan menerapkan fitur baru pada drone yang memiliki berat lebih dari 250 gram dengan pendeteksi pesawat terbang dan helikopter. Dengan kata lain, drone DJI tidak bisa terbang terlalu dekat dengan pesawat atau helikopter.

Pemberlakuan tersebut akan diterapkan pada tahun 2020 mendatang, di mana masing-masing drone akan dibekali sensor yang dapat menerima sinyal Automatic Dependent Surveillance-Broadcast (ADS-B) yang dikirimkan oleh pesawat dan helikopter.

Dilansir dari The Verge, drone baru DJI akan menggunakan detektor ADS-B ini, yang dicap sebagai AirSense. Detektor akan memperingatkan pilot ketika ada pesawat atau helikopter yang berada di dekatnya.

Walaupun Administrasi Pernerbangan Federal tidak mengamanatkan ADS-B pada drone, namun DJI sudah memiliki teknologi yang diinstal pada beberapa penawaran drone yang lebih profesional, seperti Matrice 200 and Mavic 2 Enterprise.

DJI sendiri telah menerapkan berbagai fitur yang mengutamakan keamanan pada drone produksinya, seperti penghindaran halanga, batas ketinggian, geofencing, dan kemampuan untuk secara otomatis kembali ke tempat tinggal landas.

Komentar

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini