Gagal dalam Usaha Pertama, Israel Kapok ke Bulan

Tadinya, jika berhasil mendarat dengan selamat, maka Beresheet akan menjadikan Israel negara keempat dalam sejarah, yang berhasil mencapai Bulan.

Suara.Com
Liberty Jemadu
Gagal dalam Usaha Pertama, Israel Kapok ke Bulan
Foto selfie jepretan robot Israel, Beresheet, yang sedang dalam perjalanan menuju Bulan. Tampak Bumi di latar belakang foto tersebut. [AFP]

Suara.com - SpaceIL, perusahaan Israel yang awal tahun ini sempat mengirim wahana antariksa ke Bulan tetapi gagal mewujudkan ambisinya itu, mengaku kapok mencoba menaklukan kembali satelit natural Bumi tersebut.

Dalam pernyataan resminya, Selasa (25/6/2019), SpaceIL mengklaim bahwa misi yang meluncur pada April lalu itu sukses besar, meski wahana pendarat yang dirancang serta dibangunnya hancur berkeping-keping saat akan mendarat di permukaan Bulan.

SpaceIL sesumbar bahwa mengulang misi ke Bulan tidak cukup menantang dan akan mencoba mengirim misi antariksa lain di masa depan, demikian dilansir Associated Press.

Beresheet, wahana buatan SpaceIL dan beberapa organisasi di Israel, meluncur pada Februari diharapkan mendarat di Bulan pada 12 April.

Wahana itu diangkut ke luar angkasa oleh roket SpaceX Falcon 9 pada Februari lalu. Uniknya ia terbang ke luar angkasa bersama Satelit Nusantara Satu milik PT Pasifik Satelit Nusantara, yang akan menyediakan akses internet di Indonesia.

Beresheet dirancang untuk beroperasi selama dua atau tiga hari saja di permukaan Bulan. Ia akan memotret lokasi pendaratan dan mengukur medan magnet Bulan. Data-data yang dikumpulkannya akan dikirim pusat kendali di Israel.

Tadinya, jika berhasil mendarat dengan selamat, maka Beresheet akan menjadikan Israel negara keempat dalam sejarah, setelah Amerika Serikat, Uni Soviet, dan China, yang berhasil mencapai Bulan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini