Di Ujung Tanduk, Meizu Tutup Toko dan PHK Karyawan

Meizu sedang berjuang mencari cara agar bertahan dari kebangkrutan.

Suara.Com
Dythia Novianty | Tivan Rahmat
Di Ujung Tanduk, Meizu Tutup Toko dan PHK Karyawan
Ilustrasi Meizu. [Shutterstock]

Suara.com - Meizu sedang berjuang mencari cara agar bertahan dari kebangkrutan. Salah satunya, mereka terpaksa mengurangi jumlah tokonya sampai memangkas para karyawan.

Sebagaimana dikutip dari Gizchina pada Selasa (30/7/2019), tahun ini Meizu dikabarkan bakal merumahkan 30 persen karyawannya. Divisi yang paling banyak terkena imbasnya adalah marketing.

Tidak hanya di kalangan karyawan, beberapa petinggi Meizu juga sudah menanggalkan jabatannya, seperti Vice President Li Nan dan bos dari divisi Systems Engineer, Hong Hansheng.

Apa yang dialami Meizu terbilang mengejutkan. Pasalnya, pada tahun 2016 lalu, mereka punya lebih dari 2.700 toko di seluruh China. Tapi saat ini, jumlahnya berkurang drastis karena hanya menempatkan 5-6 toko di tiap provinsi di Negeri Tirai Bambu.

Ilustrasi Meizu. [Shutterstock]
Ilustrasi Meizu. [Shutterstock]

Langkah-langkah itu terpaksa diambil Meizu guna menghemat uang perusahaan dan bertahan di tengah kompetisi ponsel yang sangat sengit.

Kendati berada di ujung tanduk, Meizu menolak menyerah dan masih berencana untuk merilis ponsel 5G.

"Jangan cemas, ponsel 5G Meizu akan datang. Kami akan meluncurkannya tahun depan karena pada saat itu, 5G sudah matang buat konsumen," kata pendiri sekaligus CEO Meizu, Huang Zhang.

Konon, ponsel terbaru ini akan memiliki nama Meizu 17. Namun, untuk spesifikasinya Zhang masih tutup mulut.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini