Seri A Jadi Senjata Utama Oppo Kuasai Indonesia

Aryo berharap peluncuran Oppo A9 2020 dapat memperkuat posisi Oppo di pasar Indonesia, terutama di mata generasi Z.

Suara.Com
Liberty Jemadu
Seri A Jadi Senjata Utama Oppo Kuasai Indonesia
Dua orang model sedang berfoto menggunakan ponsel Oppo A 2020 di Jakarta, Selasa (17/9/2020). [Suara.com/Tivan Rahmat]

Suara.com - Oppo seri A menjadi tulang punggung merek Oppo untuk menguasai pasar ponsel pintar di Indonesia, demikian dikatakan PR Manager Oppo Indonesia Aryo Meidianto di Jakarta, Selasa (17/9/2019).

Seperti diwartakan sebelumnya, pada Agustus lalu Oppo mengklaim telah menguasai pasar ponsel Indonesia dengan menggusur Samsung. Klaim ini dibantah oleh Samsung.

“Kontribusi 60 persen A series. Selanjutnya, sekarang ada Reno, Find, A sama K. Seri K khusus untuk online, jadi F series akan dihentikan dengan A9 2020 karena spesifikasinya kurang lebih sama,” ujar Aryo ditemui usai peluncuran Oppo A9 2020.

Aryo berharap peluncuran Oppo A9 2020 dapat memperkuat posisi Oppo di pasar Indonesia, terutama di mata generasi Z yang menjadi target pasar Oppo.

“Ketika kami mengeluarkan A9 2020, sangat jelas sekali bahwa kami menyasar anak-anak generasi Z,” kata dia.

Oppo A 2020 diluncurkan di Jakarta, Selasa (17/9/2020). [Suara.com/Tivan Rahmat]
Oppo A 2020 diluncurkan di Jakarta, Selasa (17/9/2020). [Suara.com/Tivan Rahmat]

Oppo seri A juga diharap mampu mengisi ruang pasar yang masih membeli dengan cara konvensional. Sebab, tidak seperti seri K yang hanya dijual secara online, Oppo seri A akan dijual hingga pelosok Indonesia.

“Kalau seri K yang beli first dan second tier city. A series ini sampai pelosok-pelosok, mungkin yang di pelosok itu tidak tahu sistem online, mereka mungkin lebih percaya dengan sistem tradisional di mana mereka harus datang ke toko untuk melihat barang dan beli. Inilah target A series,” ujar Aryo.

Oppo A 2020 diluncurkan di Jakarta, Selasa (17/9/2020). [Suara.com/Tivan Rahmat]
Oppo A 2020 diluncurkan di Jakarta, Selasa (17/9/2020). [Suara.com/Tivan Rahmat]

Pada Agustus lalu Oppo, melansir data perusahaan riset Canalys, mengklaim menguasai Indonesia dengan pangsa pasar 26 persen. Samsung disebutnya turun ke posisi dua dengan penguasaan pasar 24 persen.

Klaim Oppo ini dibantah Samsung. Merek asal Korea Selatan itu, menyitir temuan perusahaan riset Gfk, mengaku masih menguasai pasar ponsel pintar Indonesia. Samsung bahkan mengklaim menguasai lebih dari 60 persen pasar ponsel premium di Tanah Air.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini