Lion Air Group Terus Koordinasi dengan Kominfo soal Bocornya Data Penumpang

Lion Air Group mengklaim tidak mempunyai data-data terkait yang berhubungan pembayaran penumpang.

Suara.Com
Liberty Jemadu
Lion Air Group Terus Koordinasi dengan Kominfo soal Bocornya Data Penumpang
Pesawat Lion Air. (Shutterstock)

Suara.com - Lion Air Group masih berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) serta berbagai pihak terkait dalam proses penyelidikan kasus kebocoran data pribadi penumpang maskapai anggota grup tersebut.

"Lion Air Group menyampaikan keterangan mengenai perkembangan berita tentang data penumpang, bahwa hingga saat ini masih berkoordinasi dan bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia serta berbagai pihak terkait dalam rangka proses penyelidikan," ujar Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis (19/9/2019).

Danang menambahkan bahwa Lion Air Group juga berkoordinasi dengan vendor sebagai mitra kerja sama sesuai perjanjian, dan menyatakan data penumpang aman.

Sebelumnya dilaporkan bahwa data-data penumpang Malindo Air dan Thai Lion Air, dua anggota Lion Air Group, yang bocor itu disimpan di layanan cloud AWS milik Amazon.

"Sehubungan dengan data penumpang di Indonesia sampai sekarang adalah aman. Jika ada bukti mengenai kebocoran data, segera dilakukan langkah-langkah sesuai ketentuan," terang Danang.

Maskapai Lion Air Group sudah melaporkan kejadian dimaksud ke pihak berwajib menurut masing-masing negara yakni Lion Air, Batik Air dan Wings Air di Indonesia; Malindo Air di Malaysia; dan Thai Lion Air di Thailand.

"Lion Air Group menginformasikan bahwa tidak menyimpan secara detail mengenai pembayaran dari tamu atau penumpang ke dalam server. Lion Air Group tidak mempunyai data-data terkait yang berhubungan pembayaran penumpang. Data yang tersebar bukan data pembayaran dari penumpang. Lion Air Group terus mempelajari hal-hal yang berkaitan dengan data," kata Danang.

Dalam upaya pencegahan lebih awal dalam lebih menjamin tingkat keamanan,Lion Air Group mengimbau seluruh tamu atau penumpang yang memiliki akun miles untuk segera mengubah kata sandi jika kata sandi digunakan sama pada layanan yang lain secara online.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini