Para Suporter, Ayo Bersikap Sportif dalam Tiap Pertandingan Sepakbola

Semoga para suporter klub sepakbola bisa mengerti tentang betapa pentingnya sportivitas.

Suara.Com
Fabiola Febrinastri
Para Suporter, Ayo Bersikap Sportif dalam Tiap Pertandingan Sepakbola

Suara.com - Suporter klub sepakbola di Indonesia tercatat memiliki konflik pertama sejak kompetisi musim 1999 hingga 2000-an. Setiap pertangan hampir selalu diakhiri dengan kericuhan.

Mereka selalu memiliki kreativitas untuk menyemangati para pemain dan tidak mengenal lelah untuk terus mendukungnya. Sayangnya, rivalitas antar suporter lebih sering menghasilkan hal-hal yang negatif.

Ada saling ejek di antara klub pendukung melalui lagu, atribut, hingga munculnya keributan yang membuat semakin panas, yang tak jarang berujung pada berakhirnya nyawa seseorang. Pada 2018, banyak rivalitas yang berdampak negatif , yang bukan saja saat menonton pertandingan, tapi juga lewat sosial media.

Pada September 2018, misalnya, ramai dibicarakan korban jiwa yang terjadi akibat rivalitas 2 klub suporter sepakbola yang sangat terkenal. Korban Haringga Sirilla, menghembuskan napas terakhirnya setelah dikeroyok dan dianiaya dengan sadis oleh para oknum menjelang laga Persib vs Persija di Liga 1 2018, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.

Berita tersebut menjadi perbincangan serius PSSI, pemerintah, dan aparat keamanan. Masyarakat pun menyatakan prihatin atas kasus ini.

Masyarakat pun resah dengan sepak terjang para suporter klub sepakbola di Indonesia. Mereka dinilai tidak memiliki rasa kemanusiaan, karena lebih mementingkan dendam.

Selanjutnya chevron_right

Yoursay adalah tulisan, foto atau video karya warganet. Isi tanggungjawab penulis.

Kirim karya anda ke email [email protected]

Baca Juga

Terpopuler

Terkini