Sabtu, 16 Februari 2019

Jadi Keprihatinan, Kekerasan Terhadap Perempuan Terus Meningkat

Kesadaran masyarakat terhadap kekerasan pada perempuan masih rendah.

Suara.Com
Fabiola Febrinastri
Jadi Keprihatinan, Kekerasan Terhadap Perempuan Terus Meningkat
Ilustrasi kekerasan terhadap perempuan. (Shutterstock)

Suara.com - Masalah kekerasan terhadap perempuan rasanya sulit diselesaikan dengan tuntas. Meskipun telah banyak usaha yang dilakukan, namun sejumlah kasus masih terjadi di sekitar kita.

Kesadaran masyarakat Indonesia yang masih rendah terhadap kekerasan terhadap perempuan mempunyai pengaruh bagi faktor fisik dan kejiwaan korban, sementara kasus-kasus ini semakin meningkat setiap tahunnya.

Berdasarkan riset tiga tahun belakangan, Catatan Tahunan (Catahu) KOMNAS Perempuan menyebutkan, terjadi 16.217 kasus kekerasan pada 2015, 259.150 kasus pada 2015, dan 348.446 kasus pada 2017. Peningkatan kekerasan terhadap perempuan melonjak drastis setiap tahunnya, dan apakah kondisi ini akan terus berlanjut?

Kekerasan terhadap perempuan adalah perbuatan berdasarkan perbedaan kelamin yang mengakibatkan kesengsaraan dan penderitaan perempuan secara fisik, seksual atau psikologis. Hal ini termasuk ancaman tertentu, pemaksaan atau perampasan kemerdekaan secara sewenang-wenang, baik yang terjadi di depan umum atau dalam kehidupan pribadi.

Pada 10 Januari 2018, terdapat kekerasan oleh suami yang menginjak perut istri saat hamil tua sehingga sang bayi tewas. Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) telah menetapkan Kasdi (21) sebagai tersangka pelaku Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terhadap istrinya, Lina Rahmawati (21).

Penyebab pelaku melakukan hal tersebut disebabkan oleh rasa cemburu dan beranggapan bahwa bayi yang berada di dalam kandungan sang istri sebagai darah daging orang lain, dan dipaksa lahir sebelum waktunya, sehingga akhirnya meninggal dunia.

Selanjutnya chevron_right

Yoursay adalah tulisan, foto atau video karya warganet. Isi tanggungjawab penulis.

Kirim karya anda ke email [email protected]

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini