Linguistik Forensik dalam Criminal Justice System di Indonesia

LF masuk dalam kategori linguistik interdisipliner.

Suara.Com
Fabiola Febrinastri
Linguistik Forensik dalam Criminal Justice System di Indonesia
(Shutterstock)

Suara.com - Tidak ada ranah hidup manusia yang tidak disentuh oleh komunikasi. Lebih dalam lagi, tidak ada ranah hidup manusia yang tidak disentuh oleh bahasa, yang merupakan alat komunikasi dalam arti luas.

Logika inilah yang membuat ilmu bahasa, linguistik, dapat punya peran/andil dalam ranah hukum dan peradilan. Linguistik forensik berperan sebagai sebuah pisau-kaji yang mengupas dan menjabarkan secara linguistik interaksi bahasawi yang terjadi antara “orang-orang legal” dan “orang-orang awam”.

Yang dimaksud dengan “orang-orang legal” di sini mencakup pembuat undang-undang, pembuat kitab hukum, pembuat peraturan, sampai pada petugas kepolisian. Sementara itu, “orang-orang awam” adalah siapa saja yang menjadi “lawan-bicara” dari orang-orang legal.

Permasalahan hukum di Indonesia begitu banyak dan beranekaragam, mulai dari kasus penistaan agama, berita bohong, ujaran kebencian, pencemaran nama baik, kasus pencurian, kasus bunuh diri, dan masih banyak lagi. Salah satu contoh kasus penistaan agama yang dilakukan oleh mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama (Ahok), mengenai surat Al-Maidah 51 yang membuat Ahok dihukum selama dua tahun.

Kasus yang sempat viral berikutnya adalah berita kebohongan yang menyeret nama aktivis Ratna Sarumpaet serta kasus yang menimpa Buni Yani. Kasus tersebut tentunya tidak bisa hanya ditangani oleh pihak kepolisian, perlu bantuan dari saksi ahli bahasa untuk mengungkap kebenaran ujaran yang disampaikan oleh terdakwa.

Ahli bahasa yang dipilih untuk menjadi saksi tentunya adalah yang sudah berkompeten dalam ilmu bahasa. Ilmu bahasa yang mengkaji permasalahan hukum yaitu linguistik forensik.

Selanjutnya chevron_right

Yoursay adalah tulisan, foto atau video karya warganet. Isi tanggungjawab penulis.

Kirim karya anda ke email yoursay@suara.com

Komentar

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini